Ruang Religi: Pesarean Buju’ Abdul Alam

Pesarean Buju' Abdul Alam


            Brakas Dajah memiliki beberapa tempat pemakaman umum (TPU) yang disertai dengan makam-makam keramat. Selain digunakan sebagai tempat pemakaman, TPU tersebut juga digunakan sebagai pusat berbagai tradisi di Brakas Dajah. Seperti di Pesarean Buju’ Abdul Alam.

            Menurut warga setempat, Syekh Abdul Alam merupakan salah satu tokoh masyarakat Brakas Dajah pada zaman dahulu. Berbagai tradisi yang berkembang, yaitu tradisi haul atau pengajian akbar yang biasanya dilaksanakan pada 12 Dzulhijjah. Dalam pengajian tersebut, diundang juga seorang kyai untuk mengisi kajian.

Tradisi selanjutnya yaitu rokat. Beberapa persyaratan untuk tradisi ini adalah dengan menyediakan seekor kambing ghendhi’, yaitu kambing putih polos yang memiliki lingkaran hitam di tengah badannya. Kambing tersebut kemudian disembelih dan dijadikan sebagai lauk.

Kegiatan syukuran

Pesarean Buju’ Abdul Alam  juga digunakan untuk para warga apabila ingin mengadakan syukuran atau nadzar atas sesuatu. Biasanya, warga akan mengundang para tetangganya untuk datang ke Pesarean Buju’ Abdul Alam kemudian bersama-sama mendoakan di sana. Nantinya, para warga tersebut akan mendapatkan kudapan berupa nasi, dll. untuk dibawa pulang.


Previous
Next Post »